Pegiat Antikorupsi Desak Tim 9 Beraksi Selamatkan KPK

Pegiat Antikorupsi Desak Tim 9 Beraksi Selamatkan KPK

- detikNews
Rabu, 04 Mar 2015 20:17 WIB
Pegiat Antikorupsi Desak Tim 9 Beraksi Selamatkan KPK
Jakarta - Sejumlah pegiat antikorupsi mendatangi Gedung Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menemui Jimly Asshiddiqie. Mereka mendesak Wakil Ketua Tim 9 itu untuk beraksi kembali, kali ini untuk menyelamatkan KPK yang baru-baru ini melimpahkan kasus Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung.

Mereka adalah Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi terdiri dari Haris Azhar dari Kontras, Rohaniawan Benny Soesetyo, โ€ŽRay Rangkuti aktivis Lingkar Madani, para aktivis LBH Jakarta. Mereka mengadakan rapat dengan Tim 9 Jimly, Tumpak Hatorangan Panggabean, Bambang Widodo Umar, Hikmahanto Juwono, dan Erry Riyana Hardjapamekas di Kantor DKPP, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2015).

"Kita bertukar pikiran, terutama persoalan yang dihadapi KPK pasca langkah-langkah diambil pemerintah menyelesaikan masalah hubungan Kepolisian dengan KPK, menilai bahwa terjadi demoralisasi besar-besaran sampai keluarga besar pegawai mengekspresikan sikapnya secara luar biasaโ€Ž," kata Jimly.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak semua Tim 9 hadir, karena sisanya ada di luar kota. Jimly melanjutkan, kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi sudah menurun.

"Keputusan terakhir terutama setelah Plt ditetapkan, kasus BG dilimpahkan ke kejaksaan, ini dianggap sebagai proses pelemahan terus menerus dan sistematis, dianggap sebagai titik nadir penurunan citra KPK," tutur Jimly.

Maka atas dasar kondisi itu, Tim 9 didesak pegiat antikorupsi untuk 'hidup lagi' mendorong penguatan KPK dan penegakan hukum.
Legitimasi formal dari Presiden Jokowi yang menamai Tim 9 sebagai Tim Konsultatif Independen akan ditambah legitimasi dari masyarakat. Tim 9-pun menyetujui permintaan pegiat antikorupsi itu.

โ€Ž"Intinya kami sambil SMS-an kepada Tim 9 yang tidak hadir merasa terharu kepada teman-teman. Kami merasa terpanggil secara moral meneruskan tugas kami, meski tanpa keputusan resmi dari negara," kata Jimmly.

Koalisi masyarakat sipil ini menginginkan Tim 9 menjadi tim kontra-pelemahan KPK. Misi yang perlu dilakukan Tim 9 adalah menyetop pelemahan KPK, mendorong reformasi kepolisian, dan koalisi masyarakat sipil akan di belakang mendukung Tim 9.

(dnu/jor)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads