PM Georgia Tewas Akibat Keracunan Gas

PM Georgia Tewas Akibat Keracunan Gas

- detikNews
Jumat, 04 Feb 2005 06:29 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Georgia Zurab Zhvania ditemukan tewas Kamis (3/2/2005) kemarin di dalam sebuah kamar apartemen di Ibukota Georgia, Tbilisi. Diduga ia tewas akibat menghirup gas toxic yang bocor dari sebuah alat pemanas yang rusak.Zhvania (41), PM muda yang dianggap sebagai penggerak reformasi ekonomi di republik Caucasus itu, ditemukan pengawalnya terbaring di atas sebuah meja dalam apartemen itu. Pemilik apartemen yang juga pejabat pemerintah Georgia, Raul Yusupov (25) juga ditemukan tewas di ruangan yang berbeda.Mendagri Georgia Vano Merabishvili membantah isu bahwa Zhvania tewas akibat diracun atau penyebab lain di luar kecelakaan. Pernyataan itu diperkuat dengan tidak adanya bekas kekerasan di tubuh Zhvania."Ini murni kecelakaan. Penyebab kematiannya adalah karena menghirup gas toxic," kata Merabishvili, seperti dikutip Kantor Berita AFP, Jumat (4/2/2005) pagi.Meski kesimpulan itu dibenarkan pejabat pemerintah lainnya, tapi Jaksa Agung Georgia Georgy Dzhanashvili mengatakan akan tetap menyelidiki kemungkinan terjadinya tindakan kriminal dalam kasus ini. "Autopsi akan dilakukan terhadap jenazah dan hasilnya dapat diketahui dalam dua minggu," katanya.Sementara itu, berita kematian Zhvania membuat gempar seluruh negeri. Presiden Georgia Mikhail Saakashvili langsung bertindak sesuai konstitusi, dimana ia mengumumkan akan mengambil alih tugas Zhvania sampai pemerintahan baru terbentuk."Sebagai presiden Georgia, saya mengambil alih kepemimpinan eksekutif. Untuk itu, saya memerintahkan seluruh menteri untuk kembali ke pos masing-masing dan bekerja seperti biasa," kata Saakashvili.Dalam konstitusi Georgia, Presiden mempunyai waktu tujuh hari untuk memilih PM baru. Namun, Saakashvili tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai batasan tugasnya maupun berapa lama pengambil alihan ini berlangsung. (fab/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads