Kata Eks Pimpinan Soal Beda Perlakuan Jokowi dan SBY dalam Krisis KPK

Kata Eks Pimpinan Soal Beda Perlakuan Jokowi dan SBY dalam Krisis KPK

- detikNews
Rabu, 04 Mar 2015 15:37 WIB
Kata Eks Pimpinan Soal Beda Perlakuan Jokowi dan SBY dalam Krisis KPK
Foto: Setpres
Jakarta - Sikap Presiden Jokowi begitu berbeda dengan Presiden SBY dalam menyikapi proses pelemahan KPK. Eks pimpinan KPK, Haryono Umar punya cerita soal beda perlakuan ini.

"Saya juga mengalami bagaimana saya dan Pak Jasin tinggal berdua. Dan bagaimana saya merayu Pak Tumpak agar mau menerima posisi yang berat itu. Sehingga bisa mengembalikan lagi waktu itu, Pak Chandra dan Pak Bibit kan kena (kriminalisasi)," kata Haryono di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2015).

Saat era Bibit dan Chandra dikriminalisasi, Presiden SBY langsung membentuk tim 8 untuk mengusut dugaan kriminalisasi oleh pihak kepolisian. Hasilnya, tim 8 memang menemukan adanya upaya kriminalisasi dan kepolisian tak punya bukti untuk menjerat Bibit dan Chandra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas dasar itu, Presiden SBY langsung memerintahkan Jaksa Agung untuk mengeluarkan deponeering. Sehingga status tersangka Bibit dan Chandra tidak sah.

Namun, langkah yang sama tidak dilakukan Presiden Jokowi. Jokowi tetap membiarkan kasus Abraham Samad, Bambang Widjojanto, dan Novel Baswedan terus bergulir.

"Pokoknya intinya adalah bagaimana kita semua, publik, bisa mengawasi ini. Dan kita minta pada Kepolisian untuk menjelaskan proses ini, ya kan ? Karena ini keputusan sudah diambil (oleh presiden), tidak mungkin ditarik kembali," tegas Haryono.


(kha/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads