"Penyidik sudah memeriksa 15 saksi, termasuk SM yang merupakan teman dekat (wanita)," ujar Kasubag Humas Polres Jaksel, Kompol Aswin dalam keterangannya, Rabu (4/3/2015).
Selain SM, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap JS yang merupakan tukang ojek yang menjadi saksi pertama penemuan mayat korban. Lalu ada saksi BP dan S yang merupakan kernet metromini, yang saat itu juga berada di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sampai disitu, hingga saat ini polisi masih tetap mencari saksi lain yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan mayat Tony. "Kami masih mencari saksi lagi yang ada di sekitar TKP, radius 100 hingga 200 meter," jelas Aswin.
"Kami juga mencoba berkoordinasi dengan tim-tim menggunakan informasi dan teknologi. Mudah-mudahan mendapat petunjuk," tutupnya.
Dugaan motif cinta segitiga dalam kasus ini karena polisi menemukan adanya buku tabungan atas nama perempuan berinisial SM. SM disebut-sebut sebagai kekasih gelap korban.
"Iya katanya begitu. Tapi masih kita dalami," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Indra Fadhillah Siregar saat dihubungi (20/2).
(rni/vid)











































