Meski di DPRD DKI, Fraksi Golkar kompak ikut meneken hak angket, Ketua DPP Golkar kubu Agung Laksono, Ace Hasan Syadziy punya pandangan berbeda.
Secara pribadi, Ace mendukung Ahok dalam persoalan ini. Dia melihat ada kejanggalan yang dilakukan DPRD DKI saat penyusunan APBD 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi kata Ace, merujuk pada pemberitaan di media massa, anggaran yang diajukan memang tidak sesuai kebutuhan. Bahkan seharusnya tidak perlu dianggarkan.
"Beberapa item kegiatannya tidak sesuai dengan kebutuhan maka untuk apa dianggarkan," tuturnya.
Bagi Ace, hak angket yang diajukan juga aneh sebab malah memperuncing masalah dan bukan mencari solusi penyelesaian.
"Makanya bagi saya hak angket itu justru aneh," sebutnya.
Soal sikap Ahok yang melaporkan dugaan adanya dana siluman dalam APBD DKI ke KPK, Ace menganggap wajar. Selama ada bukti, Ahok berhak melaporkan kecurigaannya itu.
"Itu haknya Ahok ya untuk melaporkan ke KPK selagi beliau memiliki bukti," tuturnya.
(hat/fdn)











































