Amir keluar dari Gedung Bareskrim sekitar pukul 18.00 WIB. Menggenakan batik hijau lengan panjang Amir dikawal ketat beberapa orang.
"Saksi terkait klarifikasi mengenai yang dinamakan payment gateway," kata Amir kepada awak media di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun dalam perjalanannya, dinilai tidak serasi oleh Kementerian Keuangan," kata Amir.
Amir mengaku lupa dengan pertanyaan yang disampaikan penyidik. Dia lagi-lagi menegaskan bahwa pertanyaan penyidik seputar payment gateway. Apakah ada menyebut Denny Indrayana?
"Tadi saya dipanggilan tidak disebut-sebut nama Pak Denny," ujar Amir. Dia tidak menyebut pemeriksaan sebagai saksi siapa.
Inikah Kasus Besar Bareskrim?
Polri masih menyembunyikan terkait kasus besar yang disebut-sebut tengah diselidiki Polri. Namun, dia hanya membocorkan beberapa klu terkait kasus tersebut.
"Besar secara nominal," ujar Ronny tanpa menyebut limit besaran nominal tersebut.
Ronny juga menyebut bahwa pelaku dugaan korupsi itu melibatkan tokoh yang tidak asing di masyarakat. "Orang terkenal, orang-orang itu dikenal di media," kata Ronny.
(ahy/mpr)











































