Massa beraksi di perempatan Jl Gajah Mada dan pertigaan Sambong, Batang, Selasa (3/3/2015). Massa di Jl Gajah Mada mulai anarkis saat bergerak untuk bergabung dengan massa di pertigaan Sambong. Mereka merusak pot bunga di median jalan dan reklame. Tali kapal dan ban dibakar di tengah jalan, sehingga lalu lintas lumpuh.
Tak hanya itu, di pertigaan Sambong, sejumlah nelayan yang emosi tiba-tiba menyerang seorang anggota Satlantas. Bak-buk! Polisi berompi hijau terang itu jadi bulan-bulanan massa. Ia diselamatkan anggota TNI.
Kasat Reskrim Polres Batang AKP Hartono juga sasaran amukan massa. Ia dipukuli saat melerai keributan antara anggotanya dan nelayan. Perwira polisi itu terluka di bagian kepala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para nelayan demo menolak pelarangan penggunaan kapal cantrang/trawl oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Cantrang dinilai tak ramah lingkungan dan mengancam nelayan tradisional, karena menguras hasil laut seperti ikan kecil hingga merusak karang. Sosialisasi kebijakan ini sudah dilakukan sejak tahun 2009 silam. Menteri Susi 'mengeksekusi'-nya melalui Peraturan Menteri KP N0. 2/Permen-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.
(try/nrl)











































