Sidak, Sudin UMKM Jaksel Temukan Makanan Mengandung Zat Pewarna Tekstil

Sidak, Sudin UMKM Jaksel Temukan Makanan Mengandung Zat Pewarna Tekstil

- detikNews
Selasa, 03 Mar 2015 16:24 WIB
Sidak, Sudin UMKM Jaksel Temukan Makanan Mengandung Zat Pewarna Tekstil
Jakarta - Siang ini Suku Dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) di pujasera binaan mereka. Dalam sidak yang dilaksanakan di Pujasera kawasan Blok S, Kebayoran Baru, dari 25 sampel makanan, masih ditemukan pedagang yang menggunakan Rhodamin B atau zat pewarna tekstil.

"Untuk Jakarta Selatan hari ini diadakan sidak di kawasan Jalan Nyi Ageng Serang dan Blok S, Kebayoran Baru," ujar Kasudin UMKM Jaksel Indro Martono saat sidak di kawasan Pujasera Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2015).

Sidak ini dilaksanakan oleh Sudin UMKM bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).β€Ž "Itu semua sesuai dengan MoU antara BPOM dan Pemprov, Gubernur menginginkan tempat ini sehat dan terjamin, jadi dia mau SKPD nya berfungsi," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu bahan makanan yang mengandung zat tertentu ditemukan, sampe makanan tersebut akan langsung diteliti oleh petugas dari BOPM yang ikut melaksanakan sidak bersama mereka.

"Ini semua ya, kita sampling semua, kita uji dengan metode rapid tes. Kalau ada penemuan kita akan lakukan uji mikro. BPOM siap melakukan uji mikro,"β€Ž kata Hoberlin Hutapea, kepala seksi perdagangan barang beredar bidang kawasan pengendalian dan perlindungan konsumen dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta.

Hasilnya, seorang pedagang makanan kedapatan menggunakan zat pewarna Rhodamin B dalam salah satu bahan makanan. "Untuk uji rapid di sini kita dapatkan satu, untuk pedagang Lontong sayur. Kerupuknya mengandung pewarna Rhodamin B," kata Hoberlin.

Sidak ini merupakan pilot project yang dilaksanakan oleh Sudin UMKM. Selain Jakarta Selatan, nantinya sidak ini akan dilaksanakan di semua lokasi binaan milik Pemprov DKI.

"Saat ini pilot project, tapi akan ditempatkan disemua wilayah, yang dibawah binaan pemprov. β€ŽSesuai instruksi Gubernur DKI, nanti akan dimasukkan ke smart city, tapi saat ini kan bertahap dulu dari wilayah binaan dulu. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau nanti akan dilaksanakan secara keseluruhan," tutupnya.


(rni/bar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads