Saat ini Panitia Tim Angket DPRD DKI menggelar pertemuan tertutup dengan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Reydonnyzar Moenek. Rapat berlangsung di kantor Ditjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Rapat ini terkait kisruh antara DPRD dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akibat adanya dua versi RAPBD. Ahok menyebut ada dana siluman sebesar Rp 12,1 triliun dalam RAPBD yang disusun oleh DPRD DKI.
Akibatnya RAPBD DKI tak kunjung disahkan. DPRD pun mengajukan hak angket untuk Ahok. Mantan Bupati Belitung Timur itu membalas hak angket dengan melaporkan dugaan adanya dana siluman di RAPBD ke Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa pihaknya tak akan mencampuri urusan hukum dan politik terkait kisruh RAPBD DKI tersebut.
Rencananya Kamis besok Kemendagri akan mempertemukan pihak Pemprov DKI dengan Ketua DPRD Jakarta. "Besok bisa langsung hadir secara pribadi dengan segenap jajaran Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, dan Bappeda Pemda DKI untuk mendapat klarifikasi dalam proses evaluasi RAPBD, Ketua DPRD juga kami undang," kata Tjahjo saat berbincang, Selasa (3/3/2015).
(erd/try)











































