Hal itu disampaikan Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo usai menemui keluarga penumpang AirAsia QZ8501 di ruang tunggu keluarga di gedung Mahameru kompleks Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (3/3/2015).
"Operasi pokok pencarian dan pertolongan AirAsia QZ8501, pada hari ini pukul 13.45 WIB secara resmi saya nyatakan ditutup," ujar Marsma FHB Soeslistyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan bukti video yang kita bawa, selama 2 bulan lebih tim SAR gabungan sudah bekerja dengan maksimal," tuturnya.
Meski sudah menyampaikan penghentian operasi pokok, Basarnas masih memberikan harapan bagi keluarga korban bahwa, selama 7 hari sebagai operasi tambahan di luar operasi pokok.
"Operasi pokok ditutup, tapi saya memberi tambahan jawaban harapan keluarga selama 7 hari efektif," ujarnya.
Perwira tinggi TNI AU dengan 3 bintang dipundaknya ini mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah berencana menutup operasi pada beberapa hari lalu. Namun hal itu tidak mungkin dilakukan, karena situasi dan bukan hal lain.
"Nanti tambahan mulai hari Senin dan efekti selama 7 hari. Setelah 7 hari ditemukan atau tidak, itu sudah selesai," tandasnya.
(roi/try)











































