"Saya rasa ini bukan masalah Ahoknya atau angketnya. Ini bukan persoalan saya, ini persoalan membangun sistem yang transparan soal APBD. Mungkin ini juga terjadi di seluruh Indonesia. Mungkin ini juga terjadi di APBN," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2015).
Ahok yakin ada yang salah dalam sistem penganggaran di Indonesia. Dan sistem salah itu harus diperbaiki. Dia melihat e-budgeting adalah salah satu solusi untuk memperbaiki sistem penganggaran.
"Kalau ini bisa diperbaiki, mungkin Republik kita tidak perlu ngutang. Dari Rp 2.000 triliun APBN, kita bisa berhemat 20%, Rp 400 triliun gitu loh. Ini makanya harus e-budgeting gitu loh," ulas mantan Bupati Belitung Timur ini.
Soal dana siluman di APBD DKI, Ahok menegaskan Pemprov DKI akan adu kuat dengan DPRD demi meloloskan anggaran yang benar. Pemprov DKI tak akan menyerah dengan tekanan DPRD.
(aws/trq)











































