Novrianto menganggap PAN sudah tidak demokratis. Langkah lelaki yang akrab disapa Ucok itu seakan mengikuti jejak Dradjad Wibowo yang juga memilih mengundurkan diri dari PAN. Bedanya, Drajad mengaku akan "puasa berpolitik", Ucok justru pindah ke partai lain.
"Sikap Amien Rais membuat saya kecewa. Di depan banyak orang, ia menjelek-jelekkan Hatta. Padahal, Hatta adalah ketua umum partai yang merupakan kadernya sendiri. Kenapa dibuat jelek? Karena Amien mendukung Zulkifli Hasan jadi ketua umum," kata Ucok kepada wartawan di Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/3/2015) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ucok, kondisi seperti ini menunjukkan tidak ada lagi demokrasi di PAN.
"Saya bukan pendukung salah satu calon ketua umum. Tapi sikap sesepuh PAN seperti Amien Rais itu membuat saya kecewa. Sebagai orang tua, harusnya beliau bisa menjaga netralitas," katanya.
Novrianto sendiri tercatat saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PAN Kota Padang. Ia juga menjadi salah satu anggota Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN setempat. Pada Pemilu 2014 lalu, ia menjadi Caleg untuk DPRD Kota Padang dari Dapil Padang I, namun tidak terpilih.
Sebagai bentuk kekecewaan, Ucok mengaku telah mendaftarkan diri ke Partai Perindo Sumatera Barat pada Senin (2/3). Jika diterima, ia siap menjalankan seluruh kewajiban dan tanggung jawab yang diamanahkan partai barunya itu.
(rul/trq)










































