"Jadi bukan hanya surat-surat kendaraan yang kita periksa, tetapi juga barang bawaannya. Kalau ada barang-barang yang membahayakan seperti senjata tajam, senjata api, narkoba, dan lain-lain, tentu akan kita razia," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul di Jakarta, Selasa (3/3/2015).
Patroli skala besar ini diyakini efektif dalam mencegah terjadinya tindak pidana, terutama pada malam hari hingga dini hari. Sebab dari razia, petugas kerap menemukan pengendara yang diduga melakukan tindak pidana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martinus yakin peningkatan intensitas patroli sakala besar bisa mengurungkan niat pelaku kejahatan. "Jadi memang kegiatan patroli skala besar ini betul-betul efektif dalam menekan angka kejahatan konvensional, khususnya 3C (curas, curat dan curanmor)," tambahnya.
Di samping sebagai upaya preventif, dalam patroli skala besar juga dilakukan tindakan represif manakala ditemukan adanya pengendara atau orang yang diduga terlibat tindak pidana.
"Yang kedapatan membawa senjata tajam, senjata api, narkoba, bahan peledak dan juga barang-barang lain yang patut diduga alat dan atau hasil kejahatan dalam patroli skala besar ini tentu diproses secara peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.
(mei/fdn)











































