Menurut Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Bachtiar Ujang, Tim Anti Begal dibentuk ide Kapolres Jakbar Kombes Fadil Imran dan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Putu. Mereka berjumlah 50 personel yang merupakan personel gabungan Polres dan Polsek.
"Tim anti begal ada 50 orang seluruh Polsek dan Polres. Tim khusus dari Polsek direkrut memburu para begal yang beroperasi serta melakukan patroli di daerah rawan," ujar Bachtiar kepada wartawan, Selasa (3/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku-pelaku begal meresahkan tidak kenal korban. Untuk itu Jakbar tegas dan terukur. Untuk wilayah yang paling rawan Cengkareng, karena itu khusus Cengkareng selalu berikan back up," terang Bachtiar.
Dilain pihak, Kanit Krimum Polres Jakarta Barat, AKP Eko Barmula mengatakan, Tim Anti Begal ini diharapkan bisa memberantas begal di wilayah Jakarta Barat. Dan saat ini ketiga wilayah tersebut masih menjadi fokus penyisiran karena di sana jalan sepi.
"Jalan di sana sering Sepi. Seperti Jalan Daan Mogot," tutup Eko.
(spt/ndr)











































