Dradjad Wibowo Mundur, PAN Kehilangan Besar

Dradjad Wibowo Mundur, PAN Kehilangan Besar

- detikNews
Senin, 02 Mar 2015 10:56 WIB
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) dinilai berada dalam posisi merugi besar pasca Kongres IV yang diselenggarakannya.

Pasalnya, walau berhasil mendapatkan Ketua umum baru yakni Zulkifli Hasan, namun partai yang lahir di era reformasi ini justru kehilangan salah satu tokohnya yakni mantan Wakil Ketua Umum DPP Dradjad Wibowo yang memutuskan mengundurkan diri dari politik praktis dan kepartaian. Dradjad mengaku ingin menekuni profesinya sebagai ekonom.

"Saya pribadi mengucapkan selamat kepada Bang Zul, semoga ke depan bisa membawa PAN ke arah lebih baik. Tetapi saya prihatin dengan mundurnya Mas Dradjad. Ini kehilangan besar bagi PAN," ungkap Pengamat Hukum Andri W Kusuma di Jakarta, Senin (2/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andri, PAN membutuhkan sosok berintegritas seperti Dradjad yang sudah teruji loyalitasnya kepada garis partai. "Sekarang dengan Mas Dradjad berada di luar partai beliau akan lebih bebas dan lebih utuh dalam berbagai hal baik buah pikirannya atau pendapatnya, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Paling rugi, ya PAN. kehilangan kader terbaik," kata Andri yang mengaku banyak belajar politik dari Dradjad selama di PAN.

Andri yang kader PAN ini juga menyatakan mengikuti jejak gurunya tersebut dengan keluar dari PAN. "Saya juga mengucapkan selamat tinggal kepada PAN pada kesempatan ini. Semoga PAN lebih baik ke depannya," pungkasnya.

Sebelumnya, pasca terpilihnya Zukifli Hasan sebagai ketua umum PAN, Drajad menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut. Drajad mengaku sebenarnya sudah memiliki niat mundur sejak 2009, yaitu ketika ia sudah tidak bersedia maju lagi untuk dijadikan calon anggota legislatif di DPR.

"Namun panggilan tugas kepartaian membuat saya ikut memimpin PAN. Terimakasih atas kerjasama dan persahabatan teman-teman semua," ungkap Dradjad.
(van/try)


Berita Terkait