Polisi: Pelaku Kriminal di Pasar Minggu Bukan Begal Motor tapi Jambret

Polisi: Pelaku Kriminal di Pasar Minggu Bukan Begal Motor tapi Jambret

- detikNews
Minggu, 01 Mar 2015 16:13 WIB
Polisi: Pelaku Kriminal di Pasar Minggu Bukan Begal Motor tapi Jambret
Lokasi kejadian penjambretan di Pasar Minggu Jaksel (Foto: Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta - Aksi kriminal terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Polisi memastikan pelaku bukan begal motor, tapi jambret. Pelaku tewas setelah dihakimi massa.

"Itu bukan begal, tapi jambret. Dia tidak mengincar motor korban," kata Kasat Reskrim Polresta Jakarta Selatan AKBP Indra Siregar kepada detikcom melalui telepon, Minggu (1/3/2015). Di Kamus Besar Bahasa Indonesia, begal diartikan sebagai perampasan di jalanan.

Pelaku berjumlah 4 orang. Mereka hendak menjambret seorang perempuan di perlintasan rel kereta api volvo Jl Purbaya Kel Pejaten Timur, Pasar Minggu, sekitar pukul 08.30 WIB. Korban berteriak sehingga mengundang perhatian warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pelaku panik. Salah seorang di antarnya terjatuh dari motor. Dia dibekuk Muhammad Ali, penjaga perlintasan, lalu dihakimi massa. "Jambret itu belum sempat mengambil harta korban," jelas Indra.

Bak-buk! Pelaku dihakimi massa yang emosi. Sempat ada teriakan agar ia dibakar, namun bisa dicegah. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Cecep Saidin (36) tersebut mengembuskan nafas terakhir di RS Kramat Jati. Golok miliknya sudah diamankan polisi.

Informasi dari Indra ini mengoreksi keterangan saksi M Ali yang menyebut motor yang digunakan pelaku adalah hasil rampasan dari korban. Ternyata, pelaku berusaha mengambil tas, bukan motor.



(try/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads