Perang Dingin Amien Rais vs Hatta Rajasa Buka Kongres PAN

Kongres PAN

Perang Dingin Amien Rais vs Hatta Rajasa Buka Kongres PAN

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 28 Feb 2015 22:03 WIB
Perang Dingin Amien Rais vs Hatta Rajasa Buka Kongres PAN
Bali - Amien Rais sepertinya benar-benar tak rela Hatta Rajasa kembali terpilih jadi ketum PAN. Amien melontarkan serangan tajam di pembukaan kongres PAN, perang dingin dimulai.

Amien menyerang Hatta yang berbohong soal pertemuan dengan Joko Widodo dan Surya Paloh tahun lalu. Amien menyinggung soal kebohongan Hatta yang mengaku bertemu dengan elite KMP namun nyatanya justru bertemu parpol KIH dan Jokowi.

"Saya mau meluruskan satu hal. Saya jamin tanggal 30 September malam hari, di sebuah kantor DPP partai menengah terjadi rapat harian. Sang ketum katakan akan menemui teman-teman KMP," kata Amien saat berpidato di pembukaan Kongres IV PAN di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/2/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejam kemudian di detik.com, ketum bukan temui KMP tapi ketemu Paloh bertemu Jokowi. Siapa ketum itu saya lupa namanya," sambung Ketua MPP PAN itu.

Amien lantas menegaskan bahwa tak boleh ada kebohongan di PAN. Sebuah tamparan keras bagi Hatta Rajasa.

"Kita lurus jangan bohong, apa adanya. Insya Allah PAN maju," begitu sindiran tajam Amien Rais. Hatta yang disindir tajam pun hanya diam terpaku.

Benih perang dingin Amien Rais dan Hatta Rajasa memang sudah tampak jelas saat Amien dengan lantang meminta Hatta tak lagi jadi ketum PAN. Dengan alasan regenerasi, Amien yang mendukung Zulkifli Hasan meminta Hatta untuk mengurungkan niat maju di kongres. Namun Hatta tak gentar dan terus melaju sampai kekuatannya kini terus menguat menjelang hari penentuan.

Seolah menunjukkan perlawanan, Hatta mengungkap ternyata Amien Rais juga jadi ketum PAN dua periode. Jadi tak ada alasan bagi Amien melarang orang lain jadi ketum PAN dua periode.

"Sebetulnya kalau dari periodisasi ada lima periode. Pertama periode 1998-2000 itu ketua umumnya Pak Amien Rais, kedua periode 2000-2005 Pak Amien Rais ketua umumnya, kemudian 2005-2010 Pak Sutrisno Bachir, kemudian 2010-2015 saya dan sekarang ini kongres lagi, itu kalau kita bicara periodisasi," kata Hatta kepada wartawan di arena Kongres IV PAN di Hotel Westin Nusa Dua Bali, Sabtu (28/2/2015).

Hatta lantas menegaskan bahwa tak ada aturan yang dilanggar saat dirinya kembali maju sebagai caketum PAN. "Bukan soal tradisi tapi bagaimana partai mengatakan di dalam AD/ART. Di dalam AD/ART diatur ketua umum itu bisa berturut-turut dua kali jadi tidak ada yang dilanggar walaupun kita perlu menjaga tradisi yang baik itu," kata Hatta.

Lalu apa ujung perang dingin Hatta dan Amien Rais? Yang jelas Hatta menuturkan dirinya tetap hormat kepada Amien Rais.

"Pak Amien seorang tokoh dan selalu jadi tokoh buat kami. Beliau tokoh reformasi dan pendiri partai kami, bersama saya juga sama-sama mendirikan partai oleh karena itu Pak Amien tetap kami hormati sebagai tokoh partai tokoh bangsa dan tidak akan pernah kami lepas menghormati beliau," tegasnya.



(van/kha)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads