Kartini bekerja di sebuah keluarga di Kompleks Perumahan D' Mupple Residence, Jl Balongsari, Ratu Jaya, Cipayung, Kota Depok. Majikannya adalah seorang polisi yang bertugas di Polres Jakarta Selatan, Briptu EP dan beristrikan seorang PNS di Depok, PT.
Bermula ketika Kamis (26/2/2015) sore, warga melihat Kartini duduk menangis di teras rumah. Rupanya dia berada sendirian dalam kondisi seluruh pintu terkunci. Sang majikan diketahui tengah berada di Bengkulu. Kepada pihak kepolisian Sektor Pancoran Mas, Kartini mengaku sudah tujuh tahun bekerja di rumah tersebut.
Melihat kondisi tersebut, akhirnya warga dan aparat kepolisian berinisiatif masuk ke rumah majikan Kartini dengan meloncati pagar. Warga kemudian membawa Kartini ke RS Bhakti Yudha untuk menjalani perawatan kedua matanya yang membiru itu.
"Pembantu ini ditemukan seorang diri duduk termangu di teras rumah majikannya. Kedua matanya lebam berat. Sedangkan kedua majikannya, pemilik rumah sedang ke Bengkulu," ujar anggota Babinkamtibmas Polsek Pancoranmas Bripka Edi Mujiran di lokasi kejadian, Jumat (27/2/2015) malam.
Belum diketahui penyebab pasti lebamnya kedua mata Kartini. Namun, Edi curiga bahwa lebak itu akibat pukulan benda tumpul. Belum diketahui pelaku yang menganiaya Kartini.
(ahy/spt)











































