"βTim angket ini bisa menyelidiki mundur ke 2014. Bisa juga mengarah berkembang ke sana bila dibahas dalam tim nanti," kata Ketua Tim Angket Muhammad Ongen Sangaji di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2015).
Anggaran UPS itu senilai miliaran rupiah untuk sekolah-sekolah di Jakarta, yang disorot sebagai hal tak masuk akalβ. Untuk APBD 2015, anggaran siluman yang juga meliputi pengadaan UPS pula, bahkan mencapai Rp 12,1 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Ongen tak setuju dengan istilah 'anggaran siluman' seperti yang dikemukakan Ahok. Malahan, tim angket akan menyelidiki apakah APBD yang dibawa Ahok ke Kementerian dalam negeri itu palsu atau asli.
(dnu/fdn)











































