Survei berjudul 'Aspirasi Pemilih dan Kepemimpinan Partai Amanat Nasional' yang dirilis di Apartemen Park Royale, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2015), memperlihatkan bahwa 48,9% pemilih mengatakan intervensi Ketua MPP PAN di pemilihan ketum masih diperlukan. Saat ini, Ketua MPP PAN adalah Amien Rais.
PDB juga mensurvei tentang pengaruh Amien Rais terhadap tingkat keterpilihan caketum PAN. Sebanyak 69% pendukung Zulkifli menyatakan perlu ada campur tangan Amien dalam pemilihan ketum sementara hanya 28,6% pendukung Hatta yang mengaku memerlukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebergantungan akan sosok Amien Rais sendiri ternyata sudah tidak bulat di tubuh PAN. Pendukung Hatta mayoritas menentang intervensi dari Amien.
"Sosok Amien ini sudah terbelah, ada yang bilang butuh atau tidak butuh. Yang dukung Hatta itu yang menolak campur tangan Amien Rais," ujarnya.
Survei ini dilakukan pada rentang waktu 18-23 Februari 2015 dengan wawancara lewat telepon. Dari total pemegang suara sebanyak 593 orang, PDB menggunakan sampel sebanyak 225 Ketua/sekretaris DPW dan DPD PAN se-Indonesia. Margin of error dari survei ini sebesar 6,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut hasil survei PDB tentang apakah perlu pendiri atau Ketua MPP PAN ikut campur dalam pemilihan ketum
Perlu: 48,9%
Tidak perlu: 43,1%
Tidak tahu: 3,1%
Tidak jawab: 4,9%
Berikut hasil survei PDB tentang keterpilihan caketum PAN berdasarkan perlu atau tidaknya campur tangan Ketua MPP Amien Rais:
Zulkifli Hasan
Perlu: 67,9%
Tidak perlu: 27,2%
Tidak tahu: 1,2%
Tidak jawab: 3,7%
Hatta Rajasa
Perlu: 28,6%
Tidak perlu: 63,5%
Tidak tahu: 3,2%
Tidak jawab: 4,8%
(imk/tor)











































