Lagi, Serangan Militan Tewaskan 12 Prajurit Irak
Kamis, 03 Feb 2005 13:45 WIB
Jakarta - Kelompok-kelompok bersenjata terus melancarkan serangan-serangannya di Irak. Sedikitnya 12 prajurit Irak tewas dalam serbuan militan di Irak utara.Pasukan Irak tengah dalam perjalanan pulang ke kota Kirkuk, Irak utara ketika beberapa pria bersenjata menyerang mereka, Rabu (2/2/2005) waktu setempat. Demikian disampaikan Mayjen Anwar Mohammed Amin, seperti dilansir kantor berita Associated Press, Kamis (3/2/2005).Peristiwa ini merupakan serangan paling mematikan sejak pemilu bersejarah Irak digelar Minggu (30/1/2005) lalu. Kelompok-kelompok bersenjata kerap menargetkan pasukan keamanan Irak hasil didikan AS, yang mereka anggap sebagai kaki tangan pasukan pendudukan asing.Saat pemilu itu berlangsung, lebih dari 40 orang tewas dalam delapan pengeboman bunuh diri dan sektar 100 serangan militan yang terjadi di tempat-tempat pemungutan suara di beberapa daerah Irak.Insiden tewasnya personel keamanan Irak tersebut, terjadi hanya beberapa jam setelah Perdana Menteri (PM) Irak Ayad Allawi, mengklaim bahwa kesuksesan pemilu Irak telah mendatangkan pukulan besar bagi kelolompok-kelompok militan."Mereka mungkin mengorganisir ulang diri mereka dan mengubah rencana-rencana mereka," tukas PM Allawi mengenai para militan. "Hari-hari dan minggu-minggu mendatang akan menunjukkan apakah tren ini akan berlanjut... namun hasil finalnya adalah kegagalan. Mereka akan meneruskan selama berbulan-bulan namun ini (perlawanan) akan berakhir," tandas pemimpin interim Irak itu.
(ita/)











































