Jumlah Titik Pelayanan Satu Atap TKI Belum Final
Kamis, 03 Feb 2005 13:49 WIB
Jakarta - Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) I Gusti Made Arka menyatakan jumlah wilayah yang akan memberlakukan pelayanan satu atap untuk pengembalian TKI ke Malaysia belum final. Jumlah masih bisa bertambah atau berkurang."Pelayanan satu atap dalam kesepakatan kami dengan tim 10 titik dulu. Dalam perjalanan bisa berkembang," kata Arka kepada detikcom dan Tempo Interaktif, di sela-sela rapat lintas departemen membahas format pelayanan satu atap TKI di kantor Depnakertrans, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/2/2005).Arka menjelaskan, jumlah wilayah akan didasarkan pada kemanpuan teknis dan kemampuan adimistratif yang ada. "Jadi bisa bertambah ataupun bisa berkurang," katanya. Pernyataan itu untuk menanggapi perbedaan jumlah wilayah pelayanan satu atap yang disampaikan pejabat pemerintah. Dalam kesepakatan bilateral dengan Malaysia sebelumnya disepakati pelayanan satu atap akan diberlakukan di 14 wilayah. Pelayanan satu atap itu disepakati akan diberlakukan mulai 1 Februari 2005. Namun dalam prakteknya, pemerintah hingga kini belum mempunyai pegangan untuk pelaksanaan sistem tersebut. Format pelayanan satu atap itu baru dibahas Kamis ini di Depnakertrans. Lebih menyedihkan lagi pemerintah memberikan keterangan yang berbeda-beda tentang jumlah wilayah. Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng menyatakan, ada 11 wilayah yang akan meberlakukan pelayanan satu atap. Menakertrans Fahmi Idris menyebut jumlah 12 wilayah. Sedangkan rapat lintas departemen di Depnakertrans, Selasa (1/2/2005) lalu memutuskan sistem hanya akan diberlakukan di 10 wilayah.
(iy/)











































