"Saksi-saksi masih dimintai keterangan di Polres Depok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (23/2/2015).
Menurut Martinus, awalnya guruh buang air kecil di toilet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi lain yakni Soni Sulung, seorang petugas cleaning service juga diperiksa polisi. Soni ini yang melihat pertama kali kardus tersebut pada pukul 14.00 WIB.
"Pada saat bergantian shif sekira pukul 14.00 WIB, saksi Soni menemukan barang mencurigakan teersbut dan mengira barang tersebut adalah milik pengunjung," jelasnya.
Baru pada pukul 17.45 WIB, benda di dalam kardus tersebut meledak.
Kasus ini masih diselidiki aparat polisi. Polisi menyebut, daya ledak benda diduga bom itu low explosive.
(mei/mpr)











































