ADVERTISEMENT

Satpol PP Bantul Tutup Sementara Kos 'Hello Kitty'

- detikNews
Senin, 23 Feb 2015 15:33 WIB
Demo warga minta kos 'Hello Kitty' ditutup hari ini (Foto: M Afifi/detikcom)
Bantul - Satuan Polisi Pamong Praja kabupaten Bantul akhirnya menutup semetara kos Hello Kitty. Penutupan ini setelah warga dusun Saman desa Bangunharjo berunjukrasa ke kantor kecamatan Sewon menutup rumah yang mereka tuding sering dijadikan ajang maksiat dan penyalahgunaan narkoba.

Pasca unjuk rasa warga di kantor kecamatan Sewon, petugas Satpol PP Kabupaten Bantul mendatangi kos milik Muldoko di dusun Saman, Senin (23/2/2015). Di rumah indekos yang kini terkenal dengan sebutan kos-kosan Hello Kitty tersebut, petugas mendatangi satu persatu kamar dan menanyai para penghuninya.

Petugas juga memasuki kamar nomor 7 yang tak terkunci dan tanpa penghuni. Di kamar yang digunakan sebagai tempat penyekapan dan penyiksaan ini, kamar yang semula penuh coretan cat, kini sudah diperbaharui dengan cat warna putih.

Namun, petugas yang berjumlah belasan tidak melakukan penggeledahan meski warga menuding tempat ini sering dijadikan tempat maksiat dan penyalahgunaan narkoba.

"Kita hanya tanyai statusnya dan tinggal bersama siapa, campur atau tidak. Karena di sini kan kos campuran dan tidak ada induk semangnya", kata Supharmadi, Kepala Satpol PP Kabupaten Bantul.

Usai mendatangi kos "Hello Kitty", petugas selanjutnya menyambangi rumah pemilik kos yang berada tak jauh dari rumah kos yang disewakan.

Petugas yang ditemui Sri Mastuti (istri Muldoko) sempat menanyakan surat izin pengelolaan rumah kosnya. Namun perempuan bertubuh tambun berbaju krem bermotif bunga-bunga ini mengaku tak memilikinya.

"Kami meminta ibu segera mengurus perizinan dan mohon maaf untuk sementara rumah kos kami tutup sementara," kata Supharmadi di hadapan Sri Mastuti.

Rumah kos ini ramai diperbincangkan pasca terungkapnya penyekapan dan penyiksaan terhadap siswi SMA oleh 9 orang. Warga sekitar menuntut kos ini ditutup karena dianggap kos liar dan meresahkan.

(try/try)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT