Muhammad menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya korban tersebut dalam kondisi kritis karena luka di kepala. Meski sudah dirawat secara intensif di IGD, namun nyawanya tetap tidak tertolong.
"Jam 11 sudah dipulangkan ke Bojonegoro dengan mobil (ambulans) kami," kata Direktur Umum dan Opersional RSUP dr Kariadi Semarang, dr Darwito saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (21/2/2015).
Seperti diketahui, kecelakaan bus bernopol B 7222 KGA itu terjadi di tol Jatingaleh KM 9.300 lingkar tol Jangli hari Jumat (20/2) siang kemarin. Bus itu melaju kencang dan menabrak pembatas jalan kemudian terguling sampai menabrak dinding tebing.
Sebanyak 17 orang tewas dan 51 penumpang lainnya luka-luka. Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi bernama M Husen ditetapkan menjadi tersangka karena dinilai lalai.
(alg/mok)











































