"Bus tersebut tidak akan ditarik. Karena jujur saja kita masih kekurangan bus biar pun bus Scania sudah datang," ujar Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, ANS Kosasih di Halte TransJ Manggarai, Jakarta Selatan, Sabtu (21/2/2015).
Menurut Kosasih, bus-bus yang sudah reyot tersebut akan tetap beroperasi seperti biasanya. Bahkan agar bus banyak, Kopaja AC dan bus APTB akan terintegrasi dengan TransJ.
"Jadi nanti akan ada logo bus TransJ di Kopaja AC dan APTB. Sopirnya nanti tidak boleh pakai celana pendek, harus pakai sepatu dan berpenampilan rapi. Kemudian APTB bisa terintegrasi April 2015," kata Kosasih.
Karena bus yang reyot akan dipertahankan, Kosasih menyatakan, pihaknya akan memperbaiki AC dan menambahkan satu unit LCD TV di bus tersebut. Di bus Scania, nantinya juga akan dipasang LCD TV.
51 bus Scania yang datang Juni ini bakal dioperasikan di koridor I. Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggandeng pihak swasta dalam pembelian bus baru pabrikan Swedia tersebut. Rencananya, pihak swasta akan menjadi operator dan Pemprov DKI membayar dengan sistem rupiah per kilometer (Rp/Km).
(nik/gah)











































