Rekonstruksi Tato Hello Kitty, Ortu Korban: Saya Hancurkan Kalau Tak Tuntas!

ADVERTISEMENT

Rekonstruksi Tato Hello Kitty, Ortu Korban: Saya Hancurkan Kalau Tak Tuntas!

- detikNews
Sabtu, 21 Feb 2015 11:40 WIB
Jakarta - Polisi melakukan rekontruksi kasus penganiayaan terhadap seorang siswi SMA di kota Yogyakarta karena tato Hello Kitty. Rekontruksi digelar di TKP kos-kosan pelaku RT di dusun Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul, DIY.

Rekontruksi diikuti oleh para pelaku yang sudah tertangkap sebanyak 5 orang. Dan 4 orang masih dinyatakan buron. Orang tua korban juga berada di lokasi namun tidak diperbolehkan melihat di dalam, sehingga hanya berada di luar. Sementara korban penganiayaan LA berada lantai 2 kos didampingi petugas.

Ratusan warga berada di sekitar lokasi berusaha untuk bisa melihat rekontruksi. Namun warga tidak bisa mendekat lokasi, karena mendapat penjagaan ketat dari puluhan personel polisi.

Para pelaku diminta untuk memperagakan apa yang mereka lakukan terhadap korban. Mulai dari saat mengikat korban, menyundut korban dengan rokok, mencukur rambut korban, menganiaya bagian vital korban, dan lain sebagainya. Dalam rekrontruksi ini ada 2 kamar yang digunakan pelaku untuk menganiyaya korban.

Ayah korban Muhadiwiyono(47) dan Ibu korban Menik Parjiem mengaku kecewa tidak diperbolehkan masuk. Orang tua korban menuntut, agar kasus ini dituntaskan dan semua pelaku ditangkap.

"Saya sangat terpukut, sangat geram. Kalau gak tuntas, saya hancurkan sendiri pelakunya. Saya belum puas kalau semua pelakunya belum ditangkap,"kata Muhadiwoyono di lokasi rekontruksi, Sabtu(21/2/2015)

Orang tua korban menuntut agar pelaku yang belum tertangkap dikejar terus sampai tertangkap. Orang tua korban menilai, tindakan pelaku sangat kejam dan tidak manusiawi. Menurutnya, mereka harus dihukum berat dan dihukum mati sekalian.


(gah/gah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT