Proses pengembalian uang ini memakan waktu tak sebentar. Bahkan ada calon penumpang yang harus menghabiskan waktu 4 jam hingga setengah hari. Itupun uang yang dikembalikan tidak sebesar biaya tiket.
Namun tidak demikian dengan calon penumpang tujuan Ambon, Stevin Melai. Pria yang terus memaki customer care Lion Air ini hanya menghabiskan waktu 1 jam untuk mengurus uang pengembalian tiketnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Stevin yang memesan tiket secara online melalui agen, mendapat uang pengembalian utuh. Ia menerima pengembalian tunai dari kasir sesuai harga tiket tujuan Jakarta-Ambon yang dibelinya, yaitu Rp 1.209.500.
"Sementara teman-teman yang lain katanya mendapat (uang pengembalian) tidak total. Katanya sisanya akan dikembalikan melalui agen travel," ujar pria berbadan tinggi besar ini.
Stevin mengaku kecewa dengan pelayanan maskapai berlogo singa warna merah ini. Meskipun ia lebih beruntung dibanding calon penumpang lain, namun menurutnya hal itu tak adil.
"Ini kan tidak adil. Kalau marah-marah dilayani cepat dan dikembalikan uangnya utuh, tapi kalau diam aja lama dilayani," keluhnya.
Pria yang seharusnya terbang ke Ambon pukul 01.30 WIB dini hari tadi ini mengaku baru kali ini membeli tiket Lion Air. Biasanya ia memilih menumpang Batik Air yang masih satu grup dengan Lion, atau maskapai penerbangan Lion.
Sementara itu, Anita, calon penumpang tujuan Pekanbaru, Riau tak seberuntung Stevin. Perempuan yang juga memesan tiket online via agen ini mengaku tak mendapat pengembalian tiket.
"Katanya saya harus ambil lewat agen. Tapi belum jelas gimana prosedurnya dan berapa uang pengembaliannya," katanya.
Anita masih berusaha untuk meminta penjelasan kepada petugas. Ia berharap uangnya dapat segera dikembalikan karena dirinya harus segera membeli tiket baru.
Sementara itu, suasana di kantor pusat Lion Air masih ramai. Para calon penumpang yang hendak meminta pengembalian tiket masih memenuhi kursi tunggu. Namun beberapa loket kasir telah tutup.
(kff/imk)










































