"Kita harus segera bangkit dari suasana ini. Tak bisa lagi meratapi merenungi hal lalu. Mulai melangkah," ujar Ruki di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (20/2/2015).
Untuk itu, kata Ruki pimpinan dan struktural KPK harus kompak. Dia akan mengambil langkah-langkah untuk memulai penguatan KPK.
"Kami butuh konsentrasi menghadapi dinamika saat ini. Kita perlu lebih terkoordinasi, firm dan kompak," ujar Ruki yang merupakan Ketua KPK jilid I ini.
Ruki ditunjuk menjadi pimpinan KPK bersama Johan Budi SP dan Indriyanto Seno Adji. Ketiganya akan bergabung dengan dua pimpinan KPK yang tersisa yakni Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain.
Pada hari rabu (18/2), Presiden mengeluarkan Keppres pemberhentian sementara Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Keduanya dicopot untuk sementara waktu, karena menjadi tersangka di kepolisian.
(fjp/vid)











































