"Semua kalau dicari-cari kesalahan pasti ada. Pak BG dicari-cari kesalahahan, ada," kata calon tunggal Kapolri itu saat berbincang dengan sejumlah wartawan di rumah dinasnya di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2015).
β"Kalau kamu (BH menunjuk salah seorang yang ada di ruangan-red) dicari-cari kesalahan juga ada. Makanya saya bilang, kita prioritas ke mana. Di negeri ini kalau dicari-cari kesalahan pasti ada," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang Pak BW diungkap lagi, lah Pak BG juga kasus lama nggak dipermasalahkan, kok polisi yang kasus lama (dipermasalahkan). Makanya saya bilang Anda bilang kriminalisasi, kita lihat konteks. Kasus Pak Budi (Gunawan) tanggal 12 Januari laporan, tanggal 13 surat perintah penyidikan dan itu juga langsung ditetapkan jadi tersangka, Anda nggak menyatakan kriminalisasi kan," katanya.
"Jadi saya lihat itu, jadi kalau misalnya dalam kalangan internal Polri diskusi ini ada motif lain selain penegakan hukum. Apalagi Pak Budi belum diperiksa, kalau ada aliran dana kan harus ditanya hubungan apa, terus ternyata itu utang piutang, terus apakah itu pidana? Itu selalu saya sampaikan, media selalu bilang kriminalisasi Polri," tuturnya.
(idh/ndr)











































