Seolah diburu waktu yang sudah menunjukkan pukul 13.00 WIB, suami Veronica Tan itu hanya menanggapi aduan warga itu seadanya. Kesal dengan jawaban Ahok yang dianggapnya tidak memberi solusi, suara pria yang mengadu sambil membawa map di depan mobil Range Rover milik DKI 1 yang terparkir di halaman samping Kantor Gubernur dan DPRD itu secara tiba-tiba meninggi.
Dalam rekaman yang diabadikan oleh salah seorang wartawan televisi, Ahok yang tampak kesal balas menanggapinya sambil menggebrak bagian depan mobil berwarna hitam yang hendak dinaikinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak puas dengan pernyataan itu, pria yang mengadu itu menyebut sistem keadilan di dalam negeri tidak adil dan pemerintah tidak becus dalam bekerja. Merasa terganggu dengan komentar itu, Ahok pun berkata seadanya seraya hendak meninggalkan pria tersebut masuk ke dalam mobilnya.
"Tunggu saya jadi presiden dulu, baru ini bisa selesai," selorohnya.
Semakin kesal, pria yang mulanya berdiri di samping mobil Ahok pun kembali marah-marah. Sambil berjalan ke arah depan menghalangi mobil Ahok, dia mengancam tidak akan meninggalkan Balai Kota dan balik menuntut mantan Bupati Belitung Timur itu ke ranah hukum.
"Saya tidak akan pergi dari sini!" teriaknya.
Keadaan kian tegang saat Ahok tidak jadi menaiki mobilnya dan menghampiri pria tersebut. Adu mulut antara keduanya tak terhindarkan.
Alhasil pengawal pribadi dan sejumlah staf DKI yang berada juga menyaksikan seteru itu langsung turun tangan untuk menjauhkan keduanya. Masih dengan suara tinggi, pria berbaju biru itu diapit dan dijauhkan dari mobil Ahok.
Ahok sendiri langsung memilih naik ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi untuk mengejar agenda kegiatan yang sudah menantinya. Menurut informasi, sang pria yang mengadu nasib tanahnya dibawa ke kantor Satpol PP DKI yang letaknya masih di kompleks Pemprov DKI.
(aws/gah)










































