Kompolnas Sebut Polisi Sujud Syukur usai Praperadilan BG untuk Lepaskan Stres

Kompolnas Sebut Polisi Sujud Syukur usai Praperadilan BG untuk Lepaskan Stres

- detikNews
Selasa, 17 Feb 2015 17:59 WIB
Kompolnas Sebut Polisi Sujud Syukur usai Praperadilan BG untuk Lepaskan Stres
Jakarta - Sejumlah polisi mengekspresikan kegembiraannya dengan Sujud Syukur dan menggendong Kapolres Jakarta Selatan saat putusan praperadilan Komjen BG diumumkan. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai hal tersebut wajar, untuk mengekspresikan perasaan mereka.

‎"Saya kira bagi polisi berpangkat rendah, itu tidak terlalu merasakan implikasi gonjang ganjing ini. Tapi kalau ditanyakan bahwa mereka stres, iya. Nah, dalam pemahaman mereka, putusan itu telah bisa membuat mereka keluar dari situasi tadi, dan bikin mereka move on dan bekerja secara rutin. Jadi ini hal yang humanis saja," ujar komisioner Kompolnas, Adrianus Meliala kepada wartawan di kantor Kompolnas, Kebayoran Baru, Jaksel, Selasa (17/2/2015).

Menurutnya, ekpresi seperti itu tidak membuat kepolisian jadi terkesan berpihak dalam menanggapi kisruh polisi dan KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎"Wah, tentu orang mengeksprsikan sesuatu beda-beda ya. Jadi, cobalah tempatkanlah diri kita pada situasi mereka. Itu hanya sekadar ekspresi saja," jelasnya.

Ekspresi kegembiraan‎ dan suka cita diluapkan oleh petugas yang berjaga di sidang putusan praperadilan Budi Gunawan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Februari lalu. Selain melakukan sujud syukur, ada beberapa petugas yang mencukur rambut, serta menggendong Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat.

Wahyu sendiri ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa hal tersebut tak perlu dipersoalkan. "Itu hanya ekpresi spontanitas anggota saja. Tak perlu terlalu dipersoalkan," kata dia.

(rni/fnd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini