"Kami sudah tahu dia tersangka, tapi kami tidak mau komentari, no comment lah," ujar kakak Abraham, Imran Samad saat dihubungi detikcom, selasa (17/2).
Imran mengaku juga pernah ikut diperiksa terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan tersangka utama Feriyani Lim.
"Saya sudah diperiksa, sudah lama saya lupa waktunya, tanya saja penyidik waktu tepatnya," pungkas Imran yang juga Kepala Dinas Damkar Makassar.
Sementara menurut Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Endi Sutendi, menyebutkan bahwa pihaknya telah memeriksa kakak Abraham, Imran Samad sekitar dua pekan silam.
"Imran Samad sudah dua kali diperiksa sebagai saksi sekitar 2 minggu lalu, dia ditanyakan posisinya sebagai Camat Panakukang dalam kasus pemalsuan dokumen kependudukan yang melibatkan tersangka Feriyani Lim," tandas Endi.
Ketua KPK Abraham Samad sendiri sudah ditetapkan jadi tersangka pemalsuan dokumen sejak tanggal 9 Februari 2015 lalu, namun baru diumumkan Polda Sulselbar sehari setelah sidang praperadilan PN Jakarta Selatan yang membatalkan status tersangka pada calon Kapolri Irjen Budi Gunawan.
(mna/ndr)











































