Tempat ibadah di Pangukan ini pernah diserang sekelompok orang pada 1 Juni 2014 lalu. Pihak Pemkab Sleman berjanji menyelesaikan masalah tersebut. Namun sampai saat ini, dinilai belum ada penyelesaiannya.
Nico Lomboan, pendeta gereja di pangukan, Tridadi, Sleman, DIY mengatakan, karena tempat ibadah ditutup maka jemaat melakukan ibadah dengan berpindah-pindah tempat. Bahkan mereka menyewa tempat untuk menjalankan ibadah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya telah berkali-kali mengajukan ijin namun kesulitan. Pihaknya masih berharap dan yakin pemerintah dan aparat bisa menyelesaikan masalah tersebut.
Dulu sebenarnya pasca kasus penyerangan, menurut pendeta Nico dari komnas HAM pernah datang dan menyampaikan ke Bupati untuk menyelesaikan persoalan. Selain itu, juga datang dari Watimpres, Kedubes AS, Mabes Polri dan terakhir dari kompolnas.
(mpr/mpr)











































