Pohon Tumbang Disingkirkan, Jalur KA Kembali Normal
Selasa, 01 Feb 2005 22:37 WIB
Jakarta - Tumbangnya pohon besar di jalur kereta api antara Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru, Jakarta Selatan yang mengakibatkan 50.000 penumpang KRL terlantar sore tadi, kini sudah berhasil disingkirkan.Hal ini disampaikan oleh Humas PT.KA Daops I Jabotabek, Ahmad Sujadi, ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (1/2/2005), pukul 21.30 WIB."Sekarang sudah normal kembali. Para penumpang yang terlantar dari Stasiun Kota sampai Stasiun Tebet sudah berhasil terangkut semua. Sekitar pukul 18.30 WIB, satu jalur sudah normal, yaitu arah Jakarta menuju Bogor. Sedangkan jalur Bogor menuju Jakarta, baru normal sekitar pukul 20.00 WIB," katanya.Menurut Ahmad, agar kejadian ini tidak terulang lagi, pohon-pohon besar yang tumbuh di tepi rel kereta api seharusnya ditebang. Pihak yang memiliki otoritas menebang pohon adalah Dinas Pertamanan, yang sudah berulang kali disurati oleh PT. KA. Penebangan pohon ini juga sesuai dengan UU No.13/1992 tentang Perkeretaapian. "Para penumpang banyak mengeluh dan menyalahkan PT.KA, padahal kejadian ini murni kejadian alam dan kelalaian Dinas Pertamanan. Kita berkali-kali menyurati Dinas Pertamanan untuk menebang pohon-pohon tersebut, namun tidak pernah dilaksanakan," tukasnya.Lucunya, tambah Ahmad, saat pohon besar itu tumbang, petugas PT. KA sedang bertemu dengan Dinas Pertamanan untuk meminta penebangan pohon-pohon tersebut.
(ast/)











































