"Tentu karena permintaan kader, lalu terpilih secara aklamasi. Tidak ada alasan kita menolak permintaan kader," kata Wiranto di arena Munas II Hanura di Hotel Lor In, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (14/2/2015).
Di periode kepemimpinan 2015-2020, Wiranto berjanji akan menyiapkan masa depan Hanura. Dia berkomitmen untuk mempersiapkan pemimpin masa depan Hanura, pengganti dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal target di Pemilu 2019, Hanura tak mau muluk-muluk. Capres Partai Golkar di Pilpres 2004 ini hanya berharap Hanura naik kelas jadi partai menengah.
"Kita akab berusaha maksimal untuk jadi partai menengah," ujarnya.
(trq/dha)











































