"Saya tahu Muhammadiyah dan Aisyah sudah melakukan ini sejak lama. Harapannya ke depan kita bisa punya Direktorat yang menangani ini," ujar Anies.
Hal ini disampaikan Anies di hadapan para pimpinan Muhammadiyah, di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, Sabtu (14/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, angka putus sekolah di Indonesia masih sangat tinggi. Hal ini bukan saja dipengaruhi oleh faktor ekonomi.
"Kita tidak melihat angka kesadarannya, dan kekuatan orang tua untuk mendorong anak-anaknya," kata Anies.
Selain orang tua, Anies melihat penguatan aktor guru dan kepala sekolah menjadi hal yang tak kalah penting.
"Tantangan kita, agar generasi kita menangnya tidak hanya di level domestik, tapi juga global. Meski sama-sama dalam negeri, lawannya lulusan luar negeri," ulas Anies.
(sip/aan)











































