Menteri Anies dan rombongan tiba di lokasi pada sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (14/2/2015). Anies tampak menikmati pertunjukan yang ditampilkan siswa Taman Siswa.
Sesekali pria asal Yogyakarta ini ikut bertepuk tangan mengikuti irama dan mengeluarkan mengeluarkan smartphonenya untuk mengabadikan aksi para siswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai masukan dari para siswa mulai dari sistem pamong di dalam sekolah, hingga soal praktek bullying di sekolah. Soal kurikulum juga disuarakan oleh para siswa. "Bingung. Tapi saya memilih kurikulum 2006," kata seorang siswa.
Beberapa murid menyuarakan aspirasi yang sama yakni ingin sekolahnya berbudaya dan berkarakter. Murid-murid Taman Siswa mengaku senang bersekolah di sini karena memiliki gamelan.
"Kalau di sekolah senang diberi kebebasan, sistemnya pamong, jadi guru seperti ayah dan ibu," ujar seorang siswa kelas 6 SD.
Setelah dialog singkat, Anies berfoto dengan para siswa tersebut.
(sip/aan)











































