Pohon Tumbang di Rel, 50.000 Penumpang KRL Terlantar
Selasa, 01 Feb 2005 18:12 WIB
Jakarta - Sebuah pohon besar tumbang di jalur rel kereta api antara Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru, Jakarta Selatan. Akibatnya, 35 KRL jurusan Bogor-Manggarai terhambat, dan sekitar 50.000 orang penumpang terlantar."Sekitar pukul 15.00 WIB, sebuah pohon tumbang di rel antara Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru, sehingga KRL jurusan Bogor-Manggarai tidak bisa lewat sama sekali," kata Humas PT KA Daops I Jabotabek, Ahmad Sujadi, ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (1/2/2005) pukul 17.30 WIB.Menurut Ahmad, ada 35 KRL yang terhambat akibat insiden ini. Karena kejadiannya adalah pada jam sibuk, penumpang yang terlantar berjumlah sekitar 50.000 orang."Ada penumpang yang posisinya masih di stasiun, ada pula yang sudah di kereta. Tapi sebagian besar dari mereka tidak dapat menggunakan alat transportasi lain, karena sekarang adalah jam sibuk dan transportasi ke Bogor sangat langka," ujar Ahmad.UU No.13/1992 tentang Perkeretaapian memang melarang ditanamnya pohon yang tinggi di sekitar rel. "Kami sudah puluhan kali mengirim surat ke Dinas Pertamanan untuk menebang pohon tersebut dan menggantinya dengan yang lebih kecil, namun sejauh ini mereka hanya memangkas ranting-rantingnya saja," ungkap Ahmad.Sebelumnya, jelas Ahmad, peristiwa serupa sudah sering terjadi. "Bahkan antara bulan Oktober sampai Desember 2004, sudah terjadi 5 kali hal seperti ini. Di bulan November, seorang pegawai kami ada yang meninggal," tuturnya.Sampai saat ini, pohon yang tumbang tersebut sedang berusaha disingkirkan. "Yang kami utamakan sekarang adalah membuka jalur menuju Bogor dulu, karena penumpangnya lebih padat. Selanjutnya, baru diusahakan jalur yang berlawanan arah," ujar Ahmad.
(ast/)











































