Dwi keluar menumpang Toyota Camry abu-abu bernopol B 82 SUS. Jenderal bintang tiga ini sudah berada di dalam mobil, ketika mobil itu keluar dari pintu basement KPK.
Dwi duduk kursi belakang sebelah kiri. Sedangkan, di samping kiri sopir, duduk ajudan. "Hanya rapat koordinasi saja," ujar Dwi yang sempat menurunkan kaca mobil yang ada di samping kirinya, di halaman kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (13/2/2/015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dwi disebut-sebut sebagai jenderal bintang tiga yang paling berpeluang untuk menjadi Kapolri. Nama Dwi muncul setelah Presiden Joko Widodo membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan, sebagai Kapolri lantaran Kalemdikpol Polri itu menjadi tersangka rekening gendut.
(fjp/fdn)











































