"Saya heran, mengapa kok DPR mengesankan Komjen BG ini seperti dizalimi KPK? Apa yang membuat DPR begitu ngotot ingin BG dilantik?" ujar Sebastian saat diskusi di kantornya, Jl Matraman Raya No 32B, Jakarta Timur, Kamis (12/6/2015).
Sebelumnya politikus PDIP Masinton Pasaribu yang ikut dalam diskusi menyatakan bahwa KPK arogan dalam bersikap. Sebastian pun balik menanggapi sikap DPR yang seolah menyalahkan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kisruh KPK dengan oknum Polri berkembang hingga isu adanya teror yang menyasar KPK. Selain itu ada pula kekhawatiran bahwa semua pimpinan KPK akan berhadapan dengan kasus hukum.
Menanggapi hal ini Masinton kemudian angkat bicara. Meski tetap ngotot agar Komjen BG dilantik, tetapi dia ingin agar suasana politik stabil.
"Menurut saya Polri tak usahlah menindaklanjuti laporan-laporan itu. Mereka yang melaporkan kalau pimpinan KPK salah itu kan kebanyakan LSM yang namanya baru kedengaran. Jadi stop tanggapi itu dan fokus pada masalah yang lain supaya tidak terjadi dinamika," kata anggota Komisi III DPR ini.
Hadir pula dalam diskusi tersebut aktivis Ray Rangkuti. Dia sepakat dengan Sebastian yang menyangsikan sikap DPR ngotot agar Budi Gunawan dilantik.
"Tidak perlu menunggu undang-undang, Presiden Jokowi harusnya libatkan KPK dan PPATK dalam mencari calon Kapolri," ucap Ray.
(bpn/fiq)











































