"Dua hari lalu kami diundang ke Istana. Memang kami mengajukan 6 nama, tapi sekali lagi kami tidak bertemu langsung dengan Presiden. Apakah setelah diskusi, Mensesneg menyerahkan kepada Presiden, kami juga tidak tahu," ujar Sekretaris Kompolnas, Syafriadi Cut Ali kepada wartawan saat jumpa pers di kantor Kompolnas, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Kamis (12/2/2015).
Menurutnya, saat diundang ke Istana untuk menyampaikan nama calon tersebut, mereka tidak sempat bertemu Presiden, dan hanya dapat menemui Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto dan beberapa pihak lainnya.
"Karena satu hal, Presiden tak sempat menemui kami, jadi kami hanya bertemu dengan Sekretaris Kabinet dan Mensesneg. Di situ kami didampingi Menko Polhukam dan Menkum HAM selaku anggota Kompolnas untuk berdiskusi, membahas calon Kapolri di luar Pak Budi Gunawan," jelasnya.
"Saat itu kami juga menyiapkan surat pada Presiden yang berisi 6 nama calon, sehingga saya kira sekaligus mengklarifikasi, jangan sampai ada kesimpangsiuran," sambung dia.
Sebelumnya Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto mengatakan bahwa dirinya belum mengetahui kapan Presiden Jokowi akan mengumumkan nasib calon Kapolri. Hingga saat ini Jokowi belum bertemu secara resmi dengan Kompolnas untuk membahas langsung pengakuan 6 nama calon Kapolri di luar Komjen Budi Gunawan.
(rni/mok)











































