Dalam sambutannya, Kuasa Usaha Iran Ali Asghar Saharkhiz mengatakan bahwa sejak dimulainya pemerintahan Dr.Hasan Rouhani, Iran memprioritaskan pengurangan ketegangan dengan dunia luar serta memperluaskan hubungan dan kerjasamanya dengan beragam negara dunia. "Berbagai kemajuan dalam penerapan kebijakkan luar negeri Republik Islam Iran telah diraih, antara lain negosiasi nuklir dengan negara-negara 5+1," ujar Ali Asghar di kediaman resmi Dubes Iran di Jl.Madiun no.1, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2015).
"Perluasan hubungan dengan negara-negara kawasan dan belahan dunia lainnya serta menyikapi dua ancaman besar di kawasan Timur Tengah," sambungnya.
Lanjutnya, bahwa saat ini Iran sedang mendalami dan mempelajari untuk melakukan rehabilitasi serta memperbaiki hubungan bilateral dan multilateralnya dengan negara-negara Eropa dan Amerika Utara atas dasar keseimbangan kedudukan dan menghormati satu sama lain. Iran juga berkontribusi besar terhadap naskah artikel ilmiah dan menduduki peringkat ke-15 di dunia.
Sementara itu, Menteri Yohana menyampaikan pentingnya peningkatan kerjasama Indonesia dengan Iran dalam memerangi kejahatan dan kekerasan pada ibu dan anak. Serta melihat hubungan baik yang terjadi antara kedua negara, Yohana berharap perlu dipertahankan dan ditingkatkan.
"Saya melihat bahwa peningkatan kerjasama kedua negara antara Indonesia dan Iran perlu ditingkatkan dalam memerangi kejahatan dan kekerasan pada ibu dan anak. Dan juga hubungan baik yang telah terjalin selama bertahun-tahun harus terus dipertahankan dan ditingkatkan," kata Yohana dalam sambutannya yang mengenakan baju batik warna biru muda.
Selain itu, Yohana juga menyampaikan selamat atas revolusi Iran yang ke 36 tahun. Dalam acara ini, para tamu undangan juga disuguhkan oleh berbagai hidangan khas negeri 1001 malam seperti kari kambing, sop daging rempah kebab dan buah-buahan.
(tfn/ahy)











































