"Ke depan harus tetap nyala. Nggak yang gendeng lagi," ujar Ahok usai rapat dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2015).
Ahok mengatakan, saat ini ada 6 pompa di Pintu Air Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, yang harus beroperasi. Menurutnya pompa air ini bisa mengurangi banjir di Jakarta jika beroperasi dengan baik.
"Kemudian yang 6 pompa di Pasar Ikan siapin solar, biar jalan. Minimal untuk jaga satu dua hari ini, kalau dinyalain langsung kencangin, bisa turun cepat. Saya khawatir Manggarai itu terlalu tinggi kemudian baru dibuka, itu bahaya juga. Jadi buka pelan-pelan, kalau buka cepat bahaya juga," jelas Ahok saat berbicara dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Agus Priyono.
Dia juga memerintahkan kepada Agus, segera mencari sumber listrik dan menyiapkan BBM untuk pompa-pompa itu. Ahok berharap pompa-pompa itu harus bekerja optimal dalam beberapa hari ke depan ini.
"Termasuk pompa-pompa kita, kita harus cari genset, PLN harus cari segala cara untuk pasangin. Jadi nggak ada alasan bilang ini trafo atau tarik khusus. Ini tidak ada," kata Ahok.
"Pompa harus jalan. Makanya kita harus andalin ada 6 pompa besar di Pasar Ikan, itu harus jalan. Termasuk pompa di Waduk Pluit, di Ancol Timur, itu semua harus jalan," tambahnya.
(jor/mok)











































