Ryamizard Belum Tahu Presiden Akan Ganti Panglima TNI

Ryamizard Belum Tahu Presiden Akan Ganti Panglima TNI

- detikNews
Selasa, 01 Feb 2005 13:54 WIB
Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu mengaku belum tahu rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengganti Panglima TNI. Dia mengaku belum mendapat pemberitahuan dari Panglima TNI ataupun dari Presiden SBY. "Nggak ada pemberitahuan. Saya belum ketemu Panglima. Tadi pagi Panglima ke Aceh sedangkan saya baru sampai dari Aceh tadi malam," kata KSAD usai rapat membahas rekonstruksi Aceh di Mabes TNI AD, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (1/2/2005). Ryamizard kemudian menolak berkomentar saat ditanya apakan siap menjadi Panglima TNI. Dia beralasan sebagai orang beragama dilarang untuk berandai-andai. Jika akhirnya ditunjuk menjadi Panglima TNI, maka itu merupakan amanah dari Allah. "Nggak usah bicara begitu. Sebagai orang beragama tidak bisa berandai-andai. Itu amanah dari Allah," katanya.KSAD mengaku belum mendapat perintah secara spesifik dari Presiden. Menurutnya perintah dari Presiden kepada dirinya hanya meminta supaya bekerja. Sementara mengenai rencana pergantian kepala staf masing-masing angkatan, Ryamizard juga mengaku tak tahu. Tapi dia menegaskan siap jika akan diganti. "Saya belum tahu. Tapi saya siap kalau besok diganti. Tapi hari ini saya masih tetap masuk," tegas KSAD.Untuk pengganti dirinya sebagai KSAD, Ryamizard mengaku sudah ada 2-3 kader. Namun ia menolak menyebutkan nama-nama tersebut. "Itu rahasia kalau saya yang pilih nanti KKN namanya. Kita juga jangan melambung-lambungkan nama seseorang. Nanti kalau tidak jadi kan bisa marah," ujar KSAD. (iy/)


Berita Terkait