Handy Penabrak 2 Motor dan 3 Mobil di Bandung akan Dites Kejiwaannya

Handy Penabrak 2 Motor dan 3 Mobil di Bandung akan Dites Kejiwaannya

- detikNews
Rabu, 11 Feb 2015 14:34 WIB
Handy Penabrak 2 Motor dan 3 Mobil di Bandung akan Dites Kejiwaannya
Mobil Handy dirusak massa (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)
Bandung - Pihak keluarga menyebut pengemudi Honda Jazz, Handy Sanjaya, mengalami depresi. Kendati baru sebatas pengakuan serta melihat gelagat Handy seperti kebingungan, polisi perlu membuktikan. Rencananya pria berusia 32 tahun yang menabrak dua motor dan tiga mobil itu menjalani tes kejiwaan.

"Kita upayakan pemeriksaan kejiwaan dari psikiater," kata Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Amar di Mapolrestabes Bandung, Rabu (11/2/2015).

Asep menyebut sejauh ini pihak keluarga bisa kooperarif. Depresi melanda Handy setelah ibu kandungnya meninggal beberapa minggu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi memastikan Handy yang kini ditetapkan jadi tersangka tidak mengosumsi narkoba sewaktu mengemudikan kendaraan. Hasil tes urine terhadap warga Babakan Ciparay, Kota Bandung, itu negatif narkoba.

Asep menjelaskan uji lab berlangsung di RS Immanuel Bandung pada Selasa (10/2) malam. Ada empat parameter yang digunakan berdasarkan sampel air seni milik Handy. Pengujian parameter itu terdiri amphetamine (ekstasi), opiates (morphin), cannabinoid (ganja) dan benzodiazepin (pil koplo).

"Empat parameter itu semuanya negatif," ujar Asep.

Kecelakaan beruntun terjadi pada Selasa (10/2), sekitar pukul 15.30 WIB. Pengemudi Honda Jazz hitam nopol D 1558 L, Handy, menyenggol pintu depan bagian kanan mobil Ertiga D 1253 QK di depan Plaza Parahyangan. Sejumlah pemotor dan polisi mengejar lantaran Handy terus memacu gas.

Dia berbelok ke Jalan Dalem Kaum, lalu mengarah ke Simpang Lima atau Jalan Karapitan. Masa terus mengubernya. Kendaraan Handy belok ke Jalan Asia Afrika, tepatnya di depan kantor ACA Asuransi menyerempet dua pengendara sepeda motor. Bukannya berhenti, Handy malah kabur ke arah Jalan Sudirman. Lagi-lagi Jazz menyeruduk Toyota Avanza.

"Setelah itu mobil Jazz masuk ke parkir Hotel Perdana Wisata (Jalan Sudirman). Di lokasi itulah Jazz berhenti setelah menabrak Mercy yang sedang parkir," tutur Asep.

Amarah massa tak terbendung lantaran aksi ugal-ugalan Handy. "Ada massa yang memukulnya. Wajah dia (Handy) berdarah," kata Asep.

(bbn/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads