DBD di Bekasi Sudah Masuk KLB
Selasa, 01 Feb 2005 12:46 WIB
Jakarta - Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bekasi saat ini sudah masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat meningkatnya jumlah menderita hingga dua kali lipat.Saat ini Dinas Kesehatan Kota bekasi mencatat 70 kasus DBD atau dua kali lebih banyak dibanding data bulan yang sama tahun sebelumnya."Sekarang ini mengenai wabah demam berdarah di Kota Bekasi sudah dapat dikategorikan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dan kita sudah menerapkan siaga I untuk menanggulangi penyebaran wabah penyakit DBD ini," tutur salah satu Tim Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Bekasi Yasmi kepada detikcom di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jl. Raya Kranji, Selasa, (1/2/2005). Sejauh ini, lanjut Yasmi, mekanisme penanggulangan yang sudah dilakukan adalah surveilance kasus sektor. "Artinya kami tidak menunggu laporan dari rumah sakit, tapi bila ada laporan dari masyarakat secara langsung maka akan kita tindak lanjuti ke lokasi tersebut dengan melakukan penelitian epidemologi (PE)," kata dia.Apabila hasilnya positif, lanjut Yasmi, Dinas Kesehatan Kota Bekasi akan melanjutkannya dengan fogging (pengasapan) yang berjarak sekitar 150 rumah dari sumber lokasi. Yasmi menambahkan, sebenarnya fogging bukan akhir penyelesaian kasus demam berdarah tetapi yang harus dilakukan adalah kesadaran warga dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur. Bertolak belakang dengan pernyataan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, pihak RSUD Bekasi justru memasukkan kasus DBD dalam kategori biasa-biasa saja, meski terjadi kenaikan jumlah penderita dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, dari 19 kasus menjadi 21 kasus.Dari data RSUD Bekasi, dari 21 kasus tersebut, 11 penderita adalah laki-laki dan 10 penderita wanita. Sedangkan daerah yang rawan DBD Bekasi Barat dan Bekasi Timur."Jumlah kasus di RSUD Bekasi masih datar-datar saja, meskipun demikian kita tetap terus waspada dan siap siaga," kata Kasubag Penyusunan Program Pelaporan RSUD Kota Bekasi Jamaluddin Al-Afghani di RSUD Bekasi, Jl. Bulan-bulan, Bekasi.Dijelaskan, dari 21 orang data pasien penderita DBD di RSUD Bekasi tercatat sudah dua orang meninggal dunia, yaitu Monica Sari usia 4 tahun warga Medan Satria, dan Ajie usia 2,5 tahun warga Bantar Gebang Bekasi.
(/)











































