Lee Kuan Yew: Indonesia Frustrasi Karena Tidak Miliki ISA

Lee Kuan Yew: Indonesia Frustrasi Karena Tidak Miliki ISA

- detikNews
Selasa, 01 Feb 2005 12:30 WIB
Jakarta - Menteri Senior Singapura, Lee Kuan Yew mengatakan bahwa kemampuan Indonesia memerangi terorisme terhalang oleh tidak adanya Internal Security Act (ISA) atau Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri.Menurut ayah Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong itu, otoritas Indonesia frustrasi karena tidak memiliki aturan keamanan yang kuat untuk memerangi terorisme. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (1/2/2005)."Orang Indonesia bilang bahwa kami tidak memiliki Internal Security Act, kami tidak bisa melakukan apa-apa," ujar Lee seperti disiarkan sebuah radio berita swasta di Singapura, hari Selasa ini.Dikatakan Lee, yang bisa dilakukan otoritas Indonesia hanya menunggu karena tidak mempunyai ISA."Mereka menunggu sampai bom meledak, kemudian mereka menyelidiki kejahatan itu dan mereka menangkap orang-orang yang melakukan kejahatan serta mengadili mereka. Dan kemudian ada bom berikutnya dan bom berikutnya," kata Lee.Beberapa waktu lalu Lee pernah mengeluarkan statemen yang pedas mengenai Indonesia. Ia pernah mengatakan bahwa Indonesia adalah "sarang teroris. Komentar Lee ini kemudian mendapat kecaman luas di Indonesia. ISA yang diterapkan di Singapura, membolehkan penahanan orang-orang yang dipandang sebagai ancaman bagi negara. Penahanan itu tanpa batas waktu yang jelas dan tanpa diadili lebih dulu. Pihak berwenang Singapura telah menahan sedikitnya 37 tersangka militan sesuai ISA sejak operasi perburuan dilancarkan mulai akhir tahun 2001 silam.ISA juga diberlakukan di negeri Malaysia. Organisasi Amnesty International dan kelompok-kelompok HAM lainnya kerap mengecam keberadaan ISA tersebut. Alasannya, ISA telah mengabaikan hak-hak asasi manusia karena tidak memberikan pengadilan yang adil serta melupakan asas praduga tak bersalah. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini