Menurut saksi mata, Diki, awalnya korban dan dua temannya sedang bermain perahu sandal di saluran yang terendam banjir. Lalu tiba-tiba korban dan temanya Awan tercebur ke selokan.
"Awalnya mereka main sandal yang di jadikan perahu, kemudian Awan dan Apid terpeleset hingga ke got, Awan bisa selamat, karena tangan sempat terlihat hingga ditolong Fitri, sedangkan Apid hanyut dan engga keliatan," ujar Diki kepada wartawan, Selasa (10/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sampai membuat tanggul terlebih dahulu. Supaya jasad Apid ngga hanyut lebih jauh. Saat ditemukan ia dalam kondisi bokong membelakangi arus dan tersangkut ditumpukan sampah," ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Khoiri membenarkan kejadian tersebut, dan tengah memeriksa sejumlah enam saksi. "Dugaan sementara korban tewas karena tenggelam," tutup Khoiri.
(spt/fdn)











































