Gus Dur Ragu Program Sekolah & Pengobatan Gratis Terwujud

Gus Dur Ragu Program Sekolah & Pengobatan Gratis Terwujud

- detikNews
Selasa, 01 Feb 2005 12:20 WIB
Jakarta - Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pesimis program pelayanan pengobatan kelas tiga di RS dan pendidikan gratis untuk wajib belajar 9 tahun bisa terwujud. Menurutnya, program sebagai kompensasi kenaikan harga BBM itu baru sebatas niat."Mudah-mudahan baik. Soal tepat atau tidaknya kita belum tahu. Sebab itu kan baru niatnya. Belum tentu terlaksana. Itu yang pertama. Yang kedua, program itu belum tentu nyampai karena banyak korupsi," kata Gus Dur.Gus Dur menyampaikan hal itu kepada detikcom di di sela-sela seminar "On Multi Faith Education for Harmony and Peace di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta, Selasa (1/2/2005).Program pengobatan dan sekolah gratis disampaikan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Senin (31/1/2005) kemarin. Anggaran sementara untuk program itu, kata Srimulyani, tidak lebih dari Rp 20 triliun. Sementara itum, mengenai 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Gus Dur menolak berkomentar. Namun tentang wacana reshuffle kabinet, Gus Dur menilai tak perlu dilakukan. "Saya sudah mengambil keputusan bahwa tidak akan menilai orang lain. Jadi nggak menilai SBY, 100 hari kek, berapa kek," demikian Gus Dur. (iy/)



Berita Terkait